Tahap 6 — Hidup Bersyukur
Diselamatkan oleh anugerah, hidup bagi Allah: pertobatan, Dasa Titah, doa, gereja, dan panggilan di tengah bangsa.
Kursus Dikunci
| Penanggung Jawab | Administrator |
|---|---|
| Terakhir diperbarui | 01/11/2026 |
| Waktu Penyelesaian | 6 jam 10 menit |
| Anggota | 1 |
-
Bagian 1 — Hidup dalam Pertobatan dan Ketaatan (empty)3Pelajaran · 2 j 40 mnt
-
Pertobatan Sejati dan Perbuatan BaikBaru 20 xp
-
Dasa Titah Loh Pertama: Mengasihi AllahBaru 20 xp
-
Dasa Titah Loh Kedua: Mengasihi SesamaBaru 20 xp
-
-
Bagian 2 — Hidup Doa dan Panggilan (empty)3Pelajaran · 2 j 30 mnt
-
Doa dan Doa Bapa KamiBaru 20 xp
-
Hidup Bergereja: Ibadah, Persembahan, dan PelayananBaru 20 xp
-
Panggilan Kristen di Tengah Masyarakat IndonesiaBaru 20 xp
-
-
Evaluasi Tahap 6 (empty)1Pelajaran · 1 j
-
Ujian Tahap 6 — Hidup BersyukurBaru
-
Tahap ini membahas bagian ketiga Katekismus Heidelberg, yaitu ucapan syukur (KH P&J 86–129). Setelah mengenal kesengsaraan kita karena dosa dan penebusan di dalam Kristus, kita bertanya: bagaimana orang yang telah diselamatkan oleh anugerah semata hidup bagi Allah? Jawabannya: dengan pertobatan sejati, perbuatan baik yang lahir dari iman, ketaatan kepada hukum Allah, dan doa.
Bagian 1 membahas pertobatan dan perbuatan baik (KH P&J 86–91; PIB Pasal 24) serta Dasa Titah menurut penomoran Reformed—loh pertama tentang kasih kepada Allah (KH P&J 92–103) dan loh kedua tentang kasih kepada sesama (KH P&J 104–115). Bagian 2 membahas doa dan Doa Bapa Kami (KH P&J 116–129), hidup bergereja melalui ibadah, persembahan, dan pelayanan, serta panggilan Kristen di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.
Tahap ini penting karena iman sejati tidak pernah mandul. Hukum Allah tidak lagi menjadi tangga untuk naik ke surga, tetapi pedoman hidup bagi orang yang telah ditebus (fungsi ketiga hukum). Dengan demikian, calon anggota sidi diperlengkapi untuk menjalani hidup sehari-hari—di sekolah, kampus, keluarga, media sosial, dan masyarakat—sebagai ungkapan syukur kepada Allah, Soli Deo Gloria.
Target Pembelajaran (OKR)
Objective (O): Peserta menghayati hidup Kristen sebagai ucapan syukur atas anugerah Allah, sehingga dengan sukacita menaati hukum-Nya, bertekun dalam doa, aktif melayani dalam jemaat, dan setia menjalankan panggilannya di tengah masyarakat Indonesia.
Key Results (KR):
- KR1: 100% lesson Tahap 6 selesai (progress kursus 100%)
- KR2: Skor Ujian Tahap 6 (Bagian A) ≥ 70%
- KR3: Rata-rata rubrik esai Tahap 6 (Bagian C) ≥ 70%
- KR4: Peserta mampu menjelaskan dua sisi pertobatan, perbedaan hukum pertama dan kedua, serta guna pemberitaan hukum (diukur melalui jawaban singkat Bagian B)
- KR5: Setiap peserta menuliskan satu rencana konkret pelayanan atau panggilan (diukur melalui esai Bagian C nomor 2)
- KR Praktik: pola doa Doa Bapa Kami dipraktikkan 7 hari dan satu aksi syukur dilaporkan
Ayat hafalan: Ef. 2:10; Kel. 20:2-3; Rm. 13:10; Flp. 4:6; Rm. 12:1; Mi. 6:8
Daftar Pelajaran
- Pertobatan Sejati dan Perbuatan Baik (50 menit)
- Dasa Titah Loh Pertama: Mengasihi Allah (55 menit)
- Dasa Titah Loh Kedua: Mengasihi Sesama (55 menit)
- Doa dan Doa Bapa Kami (50 menit)
- Hidup Bergereja: Ibadah, Persembahan, dan Pelayanan (50 menit)
- Panggilan Kristen di Tengah Masyarakat Indonesia (50 menit)
Tahap ditutup dengan Ujian Tahap 6 — Hidup Bersyukur (pilihan ganda, jawaban singkat, esai, dan laporan Tugas Praktik).
Tugas Praktik: Pola Doa dan Aksi Syukur
Susun pola doa pribadi berdasarkan enam permohonan Doa Bapa Kami dan praktikkan selama satu minggu. Lakukan juga satu aksi syukur yang konkret: diakonia (mengunjungi/menolong yang membutuhkan), merawat lingkungan, atau menolak dan meluruskan satu hoaks dengan santun.
Pertanyaan dan diskusi dapat diajukan di Forum Diskusi kursus ini.
Sistem Penilaian & Kelulusan
| Kode | Komponen | Alat di platform | Bobot | Ketentuan |
|---|---|---|---|---|
| A | Kuis pelajaran | Kuis eLearning di akhir setiap lesson (otomatis) | 10% | Wajib dijawab benar semua agar lesson selesai. Poin 20/15/10/5 (percobaan 1/2/3/4+). Indeks = poin diperoleh ÷ poin maksimal × 100. |
| B | Ujian Tahap 0–6, Bagian A | Survey sertifikasi, pilihan ganda (otomatis) | 25% | Lulus ≥ 70% di setiap tahap; maks. 3 percobaan. Nilai = rata-rata 7 ujian tahap. |
| C | Jawaban singkat, esai & Tugas Praktik (Tahap 0–6) + Pengakuan Iman Pribadi | Lembar Penilaian Pengajar (rubrik) | 20% | Rata-rata minimal 70. |
| D | Ujian Akhir Komprehensif | Survey sertifikasi, soal acak dari bank soal (otomatis) | 25% | Lulus ≥ 75%; maks. 3 percobaan; waktu 90 menit. |
| E | Percakapan Gerejawi, kehadiran & keaktifan | Lembar Percakapan Gerejawi (Majelis Jemaat) + Forum Diskusi | 20% | Skor ≥ 70, kehadiran tatap muka ≥ 80%, dan direkomendasikan Majelis. |
Nilai Akhir (NA) = 0,10·A + 0,25·B + 0,20·C + 0,25·D + 0,20·E
Lulus bila NA ≥ 75 dan semua syarat mutlak terpenuhi: semua tahap selesai 100%, semua Ujian Tahap lulus, Ujian Akhir lulus, rata-rata rubrik ≥ 70, kehadiran ≥ 80%, serta dinyatakan layak oleh Majelis Jemaat dalam Percakapan Gerejawi.
Predikat: 90–100 Sangat Baik · 80–89 Baik · 75–79 Cukup. NA 70–74 = remedial (bimbingan dan percakapan ulang); NA < 70 = mengulang tahap yang lemah.
Learning Path Katekisasi Sidi
| # | Tahap | Objective |
|---|---|---|
| 0 | Tahap 0 — Orientasi: Mengenal Katekisasi dan Iman Reformed | Peserta memahami makna katekisasi dan peneguhan sidi, mengenal akar iman Reformed, dan memulai perjalanan belajar dengan kesadaran bahwa hidupnya adalah milik Kristus. |
| 1 | Tahap 1 — Firman Allah dan Pengenalan akan Allah | Peserta mengenal dan menyembah Allah Tritunggal yang telah menyatakan diri-Nya, serta dengan sukacita menjadikan Alkitab sebagai Firman Allah yang berwibawa dan cukup bagi iman dan hidupnya. |
| 2 | Tahap 2 — Manusia, Dosa, dan Kesengsaraan | Peserta mengenal dirinya dengan jujur di hadapan Allah, sebagai gambar Allah yang mulia tetapi telah jatuh dan rusak oleh dosa, sehingga dengan rendah hati dan penuh harap ia mencari Juruselamat yang Allah sediakan. |
| 3 | Tahap 3 — Yesus Kristus, Pengantara dan Juruselamat | Peserta mengenal, mengasihi, dan mengaku Yesus Kristus sebagai Allah sejati dan manusia sejati, satu-satunya Pengantara yang mati menggantikan mereka dan bangkit bagi mereka, sehingga hidup mereka dipenuhi pengharapan dan keberanian untuk bersaksi. |
| 4 | Tahap 4 — Roh Kudus dan Anugerah Keselamatan | Peserta bersukacita dalam anugerah Allah yang berdaulat, bersandar hanya kepada Kristus untuk kebenarannya, dan hidup dalam kepastian yang rendah hati serta pengudusan yang dipimpin Roh Kudus. |
| 5 | Tahap 5 — Gereja dan Sakramen | Peserta mengasihi gereja Kristus dan menghargai Firman serta sakramen sebagai pemberian Allah yang meneguhkan iman, sehingga siap menjawab janji baptisan dan datang ke meja Tuhan dengan iman dan sukacita. |
| 6 | Tahap 6 — Hidup Bersyukur ← Anda di sini | Peserta menghayati hidup Kristen sebagai ucapan syukur atas anugerah Allah, sehingga dengan sukacita menaati hukum-Nya, bertekun dalam doa, aktif melayani dalam jemaat, dan setia menjalankan panggilannya di tengah masyarakat Indonesia. |
| 7 | Tahap 7 — Pengharapan Kristen dan Peneguhan Sidi | Peserta siap mengaku iman Kristen secara pribadi, sadar dan sukacita, di hadapan Allah dan jemaat, serta berkomitmen hidup sebagai anggota sidi yang bertanggung jawab. |